Pergi ke kantor setiap pagi bukan lagi praktik kerja standar, dan pandemi Covid-19 telah membuktikan bahwa bekerja jarak jauh adalah norma baru. Baik karyawan maupun perusahaan beradaptasi dengan cara kerja yang lebih fleksibel namun tetap efisien. Namun, transisi ini membawa dua kendala umum yang dihadapi perusahaan: merekrut dan mengelola tim jarak jauh secara efektif.

Cara mempekerjakan tim jarak jauh

Saat merekrut karyawan jarak jauh, perusahaan harus mengembangkan pedoman dan proses khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, penting juga untuk memastikan kandidat memiliki soft skill yang dibutuhkan untuk berhasil bekerja jarak jauh. Menentukan serangkaian kualitas dan sifat yang harus dimiliki kandidat sangatlah penting.

Kualitas pekerja jarak jauh yang efektif

Kuncinya adalah mengenali karakteristik yang diperlukan calon karyawan untuk memenuhi sasaran dan harapan posisi pekerjaan, serta beradaptasi dengan budaya perusahaan Anda. Sejumlah kualitas yang harus dimiliki oleh pekerja jarak jauh yang efektif meliputi:

  • Proaktivitas: Mereka mengambil inisiatif untuk memajukan proyek dan menghasilkan ide-ide baru untuk membuat perusahaan Anda sukses.
  • Keterampilan komunikasi yang efektif: Mereka dapat dengan jelas menyatakan maksud mereka, baik saat menulis email atau berbicara melalui panggilan video.
  • Akuntabilitas: Mereka bertanggung jawab dan memiliki kepemilikan atas pekerjaan mereka.
  • Keterampilan organisasi: Mereka mampu tetap fokus pada tugas dan terus memberikan informasi terbaru kepada orang lain sepanjang proses berkat kemampuan manajemen proyek mereka.
  • Keandalan: Ketika mereka mengatakan akan melakukan sesuatu, mereka benar-benar bersungguh-sungguh.
  • Akal: Mereka mandiri dan dapat menyelesaikan masalah tanpa terlalu banyak pengawasan.

Cara menemukan talenta Anda

Tanpa proses pengadaan talenta yang jelas, menemukan kandidat ideal mungkin dapat menjadi tantangan. Inilah sejumlah kiat cara menemukan talenta Anda.

  1. Buat daftar lowongan pekerjaan yang menarik. 
    Sampaikan nilai perusahaan dan keuntungan bekerja untuk Anda. Tulis deskripsi peran yang lengkap, jelaskan tanggung jawabnya secara terperinci, serta tetapkan rangkaian kualitas dan keterampilan yang Anda cari.
  2. Manfaatkan beragam alat bantu. 
    Memublikasikan penawaran kerja pada situs web Anda dapat menjadi awal yang baik, tetapi pastikan Anda juga menggunakan pengumuman lowongan pekerjaan dan jejaring media sosial khusus, seperti LinkedIn.
  3. Terapkan program rujukan karyawan. 
    Koneksi pribadi adalah cara terbaik untuk mengakses kumpulan talenta yang lebih luas, jadi pertimbangkan untuk menerapkan program rujukan yang mendorong karyawan Anda merekomendasikan calon kandidat.

Proses lamaran kerja

Anda mencari talenta berkelas dunia, sehingga meminta resume atau surat pengantar saja tidaklah cukup. Alih-alih, pertimbangkan untuk merancang proses lamaran kerja Anda sendiri untuk memfilter kandidat kuat dari mereka yang kurang cocok.

  1. Sesuaikan formulir lamaran kerja Anda. 
    Menyusun formulir lamaran kerja Anda sendiri memberi Anda kesempatan untuk mengajukan pertanyaan khusus dan mendapatkan informasi terperinci mengenai pelamar.
  2. Gunakan teknologi dengan kreatif. 
    Sebagian besar orang yang melamar pekerjaan jarak jauh memiliki akses ke berbagai teknologi. Menggunakan teknologi untuk menciptakan aplikasi interaktif atau proses kreatif akan membantu Anda melibatkan dan menarik pelamar yang tepat. Sebagai contoh, Anda bisa meminta mereka untuk merekam terlebih dahulu jawaban berupa video untuk pertanyaan wawancara. Hal ini sangat membantu terutama jika kandidat berada di zona waktu yang berbeda dengan manajer perekrutan, sehingga menyulitkan penjadwalan.
  3. Atur tugas khusus. 
    Sebagai bagian dari proses lamaran kerja, sertakan tes atau proyek yang berkaitan dengan tugas yang akan dilakukan kandidat dalam peran tersebut. Ini akan memberikan wawasan yang lebih baik terhadap keterampilan kandidat Anda. Semakin baik Anda mengenal prospek Anda sebelumnya, semakin berhasil proses lamaran kerja tersebut.

[bctt tweet=”Semakin Anda mengenal calon kandidat Anda sebelumnya, semakin sukses proses lamaran kerja tersebut.  "Nama pengguna = "globalpeo"]

Melakukan orientasi pekerja jarak jauh

Membuat pengalaman orientasi jarak jauh yang berhasil tidaklah mudah. Membuat program yang terstruktur dengan baik sangat diperlukan, sebab Anda tidak memandu calon karyawan secara fisik. Inilah sejumlah kiat melakukan orientasi pekerja jarak jauh.

  1. Buat mereka merasa disambut. 
    Kirimkan paket sambutan virtual yang dapat berisi catatan dari direktur utama dan hadiah kecil, seperti kupon minum teh atau kopi atau kode promo yang dapat ditukarkan.
  2. Atur perangkat yang diperlukan. 
    Sediakan komputer dan peralatan lain yang mereka perlukan jauh-jauh hari sebelum hari pertama bekerja, jadi mereka merasa siap.
  3. Berikan akses ke semua jalur komunikasi. 
    Pastikan calon karyawan dapat mengakses alat bantu komunikasi dan memahami cara menggunakannya.  Berikan panduan cara mengatur email, perpesanan instan, dan perangkat lunak panggilan video.
  4. Buat jadwal pertemuan dan pelatihan. 
    Rancang jadwal mingguan untuk calon karyawan agar dapat bertemu dengan anggota tim lain, serta kalender sesi pelatihan atau acara perusahaan.
  5. Atur pemeriksan berkala. 
    Jadwalkan panggilan rutin untuk mengetahui bagaimana calon karyawan Anda beradaptasi dan jika mereka menghadapi kesulitan.

Mengelola pekerja jarak jauh

Bekerja dari rumah dapat memengaruhi kinerja karyawan. Lebih daripada sebelumnya, manajer perlu memahami cara memberikan dukungan kepada timnya serta secara efektif mengelola mereka untuk meingkatkan keterlibatan dan produktivitas mereka.

Inilah sejumlah cara efektif agar manajer dapat mendukung dan memotivasi pekerja jarak jauh.

  1. Tetapkan rangkaian pedoman pekerjaan jarak jauh. 
    Beri karyawan pedoman yang menetapkan prioritas, sasaran kinerja, dan tenggat proyek yang jelas.
  2. Tekankan pentingnya organisasi dan fleksibilitas.  Pengorganisasian dan kualitas harus menjadi prioritas di atas kecepatan dan tenggat waktu yang ketat. Artinya, baik manajer maupun karyawan harus fleksibel dan mampu beradaptasi dengan keadaan yang tak terduga tanpa mengorbankan fokus dan konsistensi.
  3. Dorong komunikasi terbuka. 
    Dengarkan karyawan Anda secara reflektif, dorong mereka untuk mengutarakan gagasan dan mengajukan pertanyaan, serta berikan umpan balik dengan penuh hormat. Memiliki komunikasi terbuka memotivasi karyawan, menguatkan rasa percaya, dan menggalakkan hubungan positif.
  4. Lacak kemajuan mereka. 
    Pastikan karyawan menyelesaikan tugas dan memenuhi tenggat mereka. Struktur pelacakan akan membantu semua pihak bekerja dengan efektif dan efisien.
  5. Lupakan mengatur berlebihan. 
    Lakukan pemeriksaan berkala dan komunikasi yang jelas, tetapi jangan mencoba mengendalikan semua tindakan mereka. Mengatur berlebihan tidak terukur dan merusak rasa percaya karyawan.

Perusahaan dengan tim jarak jauh merasakan peningkatan produktivitas serta mampu berkembang dengan berkelanjutan dan efektif. Temukan manfaat mempekerjakan pekerja jarak jauh dengan Globalization Partners. Sebagai Employer of Record, kami membantu Anda mempekerjakan, melakukan orientasi, dan menggaji talenta terbaik dari seluruh dunia.

Pelajari lebih lanjut tentang cara membangun tim global jarak jauh di sini.