Undang-undang perekrutan dan kepatuhan ketenagakerjaan Hong Kong terkait langsung dengan warisannya. Dulunya merupakan koloni Inggris, negara ini saat ini beroperasi sebagai Daerah Administratif Khusus (SAR) dari Republik Rakyat Tiongkok. Sebagai sebuah SAR, Hong Kong memiliki undang-undang perekrutan dan ketenagakerjaan sendiri yang melindungi pekerja dan pemberi kerja.
Perekrutan di Hong Kong
Anda memiliki 2 pilihan utama untuk merekrut di Hong Kong: menangani tugas-tugas Anda sendiri atau bekerja dengan agen perekrutan. Anda dapat memposting lowongan pekerjaan di Departemen Tenaga Kerja (LD) melalui Layanan Ketenagakerjaan Interaktif. Anda juga dapat beriklan di Dewan Pelatihan Ulang Karyawan (ERB) jika Anda ingin mempekerjakan peserta pelatihan lulusan atau penyandang disabilitas. Jika Anda bekerja dengan agen perekrutan, pastikan mereka memiliki lisensi untuk melakukan pekerjaan tersebut dan mampu memberikan hasil yang Anda inginkan.
Perusahaan harus mempertimbangkan cara-cara untuk menyaring calon karyawan berdasarkan keterampilan yang Anda butuhkan. Anda juga dapat memeriksa catatan pekerjaan sebelumnya, meminta portofolio, atau menetapkan masa percobaan untuk memastikan mereka mampu melakukan pekerjaan yang dibutuhkan.
Susunlah pertanyaan wawancara Anda sedemikian rupa untuk memastikan Anda dapat memahami kualifikasi dan kepribadian karyawan tersebut. Merekrut karyawan untuk bisnis Anda yang berbasis di Hong Kong berarti memilih orang yang dapat bekerja sama dengan Anda setiap hari. Pastikan Anda merasa yakin dengan keterampilan dan kualifikasi karyawan baru Anda, serta kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan TIM (Technology Information Model) Anda.
Hukum yang menentang diskriminasi di Hong Kong
Karena keberagaman tenaga kerja di negara ini dalam hal etnis, jenis kelamin, dan usia, praktik perekrutan di Hong Kong harus menghilangkan praktik-praktik diskriminatif. Diskriminasi berdasarkan jenis kelamin merupakan tindakan yang melanggar hukum:
- Gender
- Usia
- Status pernikahan
- Kehamilan
- Menyusui
- Disabilitas
- Status keluarga
- Orientasi seksual
- Ras atau etnis
- Agama
Departemen Tenaga Kerja memiliki panduan tentang cara mencegah bentuk-bentuk diskriminasi. Panduan ini mencakup hal-hal berikut:
- Menggunakan materi seleksi yang konsisten untuk mempekerjakan karyawan.
- Memastikan kesempatan yang sama dan memilih kandidat berdasarkan keterampilan, pengalaman, dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan.
- Latihlah karyawan yang akan menangani lamaran dan wawancara untuk menghindari pertanyaan atau topik yang bersifat diskriminatif.
- Jangan mencantumkan usia, jenis kelamin, status perkawinan, ras, agama, atau persyaratan bahasa (kecuali jika hal tersebut dapat dibenarkan karena sifat dari peran tersebut) sebagai kualifikasi pekerjaan dalam materi iklan.
- Hindari pertanyaan yang dapat menimbulkan diskriminasi.
- Hanya mengajukan pertanyaan wawancara yang berkaitan dengan persyaratan pekerjaan.
- Secara profesional merancang tes yang berkaitan dengan tujuan seleksi agar berkaitan dengan persyaratan pekerjaan.
Cara mempekerjakan karyawan di Hong Kong
Undang-undang Ketenagakerjaan adalah bagian utama dari undang-undang Hong Kong yang terkait dengan hukum ketenagakerjaan dan perburuhan. Selain menetapkan kebijakan waktu libur, upah minimum, dan jam kerja, peraturan tersebut juga memiliki pedoman perekrutan untuk menjaga keberagaman dalam tenaga kerja Hong Kong.
Hukum ketenagakerjaan Hong Kong
Hong Kong memiliki banyak undang-undang ketenagakerjaan yang diuraikan dalam Undang-undang Ketenagakerjaan. Agar tetap patuh, perusahaan harus memastikan memenuhi persyaratan hukum, termasuk hari istirahat, perlindungan upah, hari libur yang dibayar menurut undang-undang, cuti tahunan, cuti sakit, dan pembayaran pemutusan hubungan kerja.
Suatu perusahaan perlu membuat perjanjian kerja, baik tertulis maupun lisan, meskipun praktik terbaik adalah memiliki perjanjian kerja tertulis yang secara jelas menguraikan semua ketentuan penting dalam pekerjaan. Banyak tunjangan dan persyaratan hukum yang berlaku bagi karyawan yang bekerja setidaknya 18 jam seminggu untuk jangka waktu setidaknya 4 minggu ("kontrak berkelanjutan").
Misalnya, karyawan dalam kontrak berkelanjutan berhak atas tidak kurang dari 1 hari istirahat penuh setiap tujuh hari. Selain itu, karyawan tersebut berhak atas 7 hari cuti tahunan berbayar selama tahun pertama mereka, yang bertambah sebanyak 1 hari setiap tahun hingga mencapai maksimum 14 hari.
Orientasi di Hong Kong
Sebelum Anda melakukan perekrutan karyawan, Anda harus mendirikan anak perusahaan di Hong Kong untuk memulai proses penerimaan karyawan. Selanjutnya, Anda perlu mengisi semua formulir yang dibutuhkan dan membuat perjanjian kerja. Akan sangat membantu jika Anda menguraikan apa yang Anda harapkan dari karyawan pada hari pertama atau minggu pertama pelatihan, dan memberikan kebijakan atau kode etik apa pun kepada karyawan.
Bangun tim Anda dengan G-P
G-P Employer of Record membuat membangun tim global menjadi mudah — tanpa perlu mendirikan entitas atau menghabiskan waktu melibatkan konsultan dan pakar lokal di bidang SUMBER DAYA MANUSIA, hukum, dan pajak. Dengan G-P, Anda mendapatkan alur kerja sederhana, integrasi, dan fitur yang didukung AI yang mengubah cara Anda Orientasi, mengelola, dan membayar tim global.
Pesan demo untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu Anda mempekerjakan dan Orientasi siapa pun, di mana saja.


